Blog

Mengenal Sejarah CCTV

bandungcctv.com (082242000060) selalu berupaya mengedepankan kualitas CCTV yang terbaik ditambah dengan aplikasi utility terkemuka sehingga mempermudah pengguna untuk mengakses CCTVnya dimanapun, kapanpun.

Sejarah penemuan teknologi CCTV pertama kali diluncurkan pada tahun 1942, saat itu negara Jerman sedang ingin melakukan uji coba peluncuran roket mereka yang diberi nama V-2. Peluncuran roket itu bukan hanya ingin disaksikan oleh pemerintah Jerman, sebab rakyat Jerman juga sangat antusias.

Antusiasme warga Jerman akhirnya disambut positif oleh Siemens AG, pembuatan CCTV saat itu dimaksudkan agar masyarakat dapat terhindar dari risiko misalnya terjadi ledakan pada saat peluncuran roket. Kamera saat itu pertama kali dibuat oleh Siemens AG, yang dipimpin oleh kepala penanggung jawab proyek yang bernama Walter Brunch.

Sementara itu jika beralih ke negara Amerika Serikat, pertama kali kamera CCTV di jual bebas adalah pada tahun 1949. Pada masa itu CCTV dikenal dengan nama Vericon. Sementara itu, untuk pertama kali CCTV digunakan di Amerika Serikat untuk mengawasi sebuah kota terjadi pada tahun 1973. Kala itu NYPD (New York Police Department) memasang CCTV untuk mencegah terjadinya kejahatan yang kala itu marak di Times Square, New York, Amerika Serikat.

Namun sebelum New York terpasang CCTV, Inggris memang diketahui lebih dahulu memasang berbagai perangkat CCTV di beberapa kota dengan tujuan untuk mencegah terjadinya aksi terorisme. Inggris menggunakan CCTV untuk mencegah aksi terorisme dengan menempatkan kameranya secara sembunyi untuk tujuan pengintaian dan keamanan negara kerajaan tersebut.

Berawal dari situ, CCTV berkembang ke berbagai negara sebagai salah satu teknologi pengamanan. Banyak sekarang ini CCTV terpasang di berbagai gedung perkantoran, lobby apartemen atau hotel, minimarket, di lapas (lembaga pemasyarakatan), rumah sakit, gedung-gedung vital negara dan lain sebagainya.

Di Indonesia sendiri, penggunaan CCTV baru mulai dikenal pada tahun 1995, memang penggunaan CCTV sendiri masih terbatas pada bank-bank serta pertokoan besar. Selanjutnya penggunaan CCTV mulai berkembang pesat paska kerusuhan Mei 1998, dan instansi kepolisian mulai menerapkan penggunaan Vidoe surveillance / kamera pengawas / CCTV di ruang publik sejak pertengahan 2004-an, namun masih terbatas pada pemantauan lalu lintas.

 

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *